Postingan

Poros Semestaku

Gambar
Semesta Kau menikah, Akhirnya, kau, yang sempat menjadi poros alam semestaku, menikah. Kurebahkan tubuh, berusaha menelan bulat-bulat kenyataan. Rencana-rencana yang dulu pernah kita rajut kini menjadi miliknya untuk kalian wujudkan. Ada sedikit nestapa. Logika lalu mencubitku seraya berkata, bahwa aku sebetulnya baik-baik saja. Aku tidak sedang merindukanmu, aku hanya sedang merindukan kenangan tentangmu.